Alodokter  |  Informasi Kesehatan Terlengkap dan Terpercaya

Serba-serbi Bentuk Puting Payudara

Bentuk puting payudara sangat bervariasi. Ada yang berukuran besar maupun kecil, dan bisa berbeda antara kanan dan kiri. Tak hanya ukuran, warna puting setiap orang pun bisa berbeda. Puting susu telah mulai terbentuk saat bayi masih dalam kandungan, yaitu saat usia kehamilan 6 minggu.

Puting adalah organ tubuh yang berada di tengah-tengah payudara dan dikelilingi oleh kulit berwarna gelap yang disebut areola. Tidak hanya untuk menyalurkan ASI, puting juga membantu meningkatkan kepuasan seksual, meraih orgasme, hingga memberi petunjuk jika terdapat gangguan yang serius pada payudara.

Berbagai Fakta Kesehatan Mengenai Bentuk Puting

Mengetahui variasi bentuk puting payudara, serta apa saja tanda yang normal dan yang tidak, bisa mengajarkan kita untuk lebih waspada terhadap gangguan kesehatan payudara. Berikut beberapa fakta tentang bentuk puting payudara.

  • Bentuk puting payudara tidak sama
    Sama seperti payudara yang bisa besar sebelah, ukuran dan bentuk puting payudara juga bisa berbeda. Salah satu puting bisa saja bentuknya lebih besar, lebih menonjol, lebih datar, atau posisinya lebih tinggi maupun lebih rendah. Warna puting pun bervariasi, mulai dari merah muda hingga cokelat tua. Semua hal tersebut normal terjadi. Yang tidak biasa adalah jika salah satu puting terlihat lebih mengkerut daripada biasanya atau areola tampak mem Jika sudah begitu, segera pergi ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan.
  • Apakah puting payudara masuk ke dalam berbahaya?
    Jika Anda sedang dalam masa menyusui Si Kecil, jangan khawatir jika puting payudara masuk ke dalam. Hal ini normal terjadi pada ibu menyusui dan tidak akan mengganggu kegiatan menyusui. Puting yang masuk ke dalam akan menonjol kembali setelah Anda selesai menyusui.

Namun waspadai jika puting yang dulunya menonjol tiba-tiba menjadi tertarik ke dalam, dan disertai gejala lain seperti keluarnya cairan bercampur darah dari puting, terdapat benjolan pada payudara di sekitar puting yang tertarik, perubahan warna kulit di sekitar puting atau kulit mengelupas pada areola di sekitar puting yang tertarik, perubahan bentuk payudara, dan penurunan berat badan yang drastis tanpa sebab yang jelas. Tanda-tanda tersebut bisa jadi mengarah pada gejala kanker payudara dan perlu mendapat pemeriksaan dan penanganan sedini mungkin.

  • Bentuk dan warna puting payudara bisa berubah

Selama masa kehamilan, puting payudara bisa menjadi lebih besar dan diameter areola menjadi lebih lebar. Tak hanya itu, warna puting juga bisa berubah ketika kita sedang hamil atau bertambah tua.

  • Ada benjolan kecil di sekeliling puting payudara

Benjolan-benjolan ini disebut kelenjar Montgomery atau kelenjar areolar. Kelenjar Montgomery akan mengeluarkan minyak yang membantu melumasi seluruh area puting dan areola selama masa kehamilan dan menyusui. Minyak tersebut mencegah puting menjadi kering dan lecet, memiliki sifat antibakteri, dan mengeluarkan aroma yang dapat membantu bayi menemukan puting ketika menyusui.

Jika kelenjar Montgomery terasa sakit atau tiba-tiba membesar, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan pengobatan. Kelenjar membengkak bisa menunjukkan adanya sumbatan atau infeksi di payudara.

  • Jumlah puting bisa lebih dari dua

Meski jarang, ada orang yang memiliki puting lebih dari dua. Letaknya pun tidak hanya di payudara, tapi bisa di lengan, paha, atau kaki. Selain punya banyak puting, ada juga orang yang tidak memiliki puting sama sekali hingga perlu dibuatkan puting tiruan melalui operasi.

Kapan Harus Merasa Khawatir?

Jika puting payudara mengeluarkan tanda-tanda seperti di bawah ini, jangan segan-segan mendatangi dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan lebih lanjut:

  • Puting mengeluarkan cairan lebih dari satu minggu.
  • Puting mengeluarkan cairan yang disertai darah.
  • Kulit puting menjadi kering, gatal, terkelupas, dan tidak sembuh walaupun sudah diberi pelembap.
  • Puting terasa sakit, kemerahan, panas, atau menebal seperti kulit jeruk.
  • Terdapat perubahan bentuk payudara dan puting.

Warna, ukuran, jumlah, dan bentuk puting payudara memang bisa bervariasi. Namun satu hal yang harus diingat oleh para wanita, yaitu untuk selalu menjaga kesehatan payudara agar terhindar dari berbagai masalah. Caranya, jangan mengenakan bra yang terlalu ketat, hindari rokok dan konsumsi minuman beralkohol berlebihan, dan rutinlah melakukan pemeriksaan payudara sendiri.

Ditinjau oleh : dr. Kevin Adrian

Referensi

" />

Serba

Oleh : Sulastri Habeahan on pada 17 Jul 2017, 21:00 WIB

Alodokter  |  Informasi Kesehatan Terlengkap dan Terpercaya

Serba-serbi Bentuk Puting Payudara

Bentuk puting payudara sangat bervariasi. Ada yang berukuran besar maupun kecil, dan bisa berbeda antara kanan dan kiri. Tak hanya ukuran, warna puting setiap orang pun bisa berbeda. Puting susu telah mulai terbentuk saat bayi masih dalam kandungan, yaitu saat usia kehamilan 6 minggu.

Puting adalah organ tubuh yang berada di tengah-tengah payudara dan dikelilingi oleh kulit berwarna gelap yang disebut areola. Tidak hanya untuk menyalurkan ASI, puting juga membantu meningkatkan kepuasan seksual, meraih orgasme, hingga memberi petunjuk jika terdapat gangguan yang serius pada payudara.

Berbagai Fakta Kesehatan Mengenai Bentuk Puting

Mengetahui variasi bentuk puting payudara, serta apa saja tanda yang normal dan yang tidak, bisa mengajarkan kita untuk lebih waspada terhadap gangguan kesehatan payudara. Berikut beberapa fakta tentang bentuk puting payudara.

  • Bentuk puting payudara tidak sama
    Sama seperti payudara yang bisa besar sebelah, ukuran dan bentuk puting payudara juga bisa berbeda. Salah satu puting bisa saja bentuknya lebih besar, lebih menonjol, lebih datar, atau posisinya lebih tinggi maupun lebih rendah. Warna puting pun bervariasi, mulai dari merah muda hingga cokelat tua. Semua hal tersebut normal terjadi. Yang tidak biasa adalah jika salah satu puting terlihat lebih mengkerut daripada biasanya atau areola tampak mem Jika sudah begitu, segera pergi ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan.
  • Apakah puting payudara masuk ke dalam berbahaya?
    Jika Anda sedang dalam masa menyusui Si Kecil, jangan khawatir jika puting payudara masuk ke dalam. Hal ini normal terjadi pada ibu menyusui dan tidak akan mengganggu kegiatan menyusui. Puting yang masuk ke dalam akan menonjol kembali setelah Anda selesai menyusui.

Namun waspadai jika puting yang dulunya menonjol tiba-tiba menjadi tertarik ke dalam, dan disertai gejala lain seperti keluarnya cairan bercampur darah dari puting, terdapat benjolan pada payudara di sekitar puting yang tertarik, perubahan warna kulit di sekitar puting atau kulit mengelupas pada areola di sekitar puting yang tertarik, perubahan bentuk payudara, dan penurunan berat badan yang drastis tanpa sebab yang jelas. Tanda-tanda tersebut bisa jadi mengarah pada gejala kanker payudara dan perlu mendapat pemeriksaan dan penanganan sedini mungkin.

  • Bentuk dan warna puting payudara bisa berubah

Selama masa kehamilan, puting payudara bisa menjadi lebih besar dan diameter areola menjadi lebih lebar. Tak hanya itu, warna puting juga bisa berubah ketika kita sedang hamil atau bertambah tua.

  • Ada benjolan kecil di sekeliling puting payudara

Benjolan-benjolan ini disebut kelenjar Montgomery atau kelenjar areolar. Kelenjar Montgomery akan mengeluarkan minyak yang membantu melumasi seluruh area puting dan areola selama masa kehamilan dan menyusui. Minyak tersebut mencegah puting menjadi kering dan lecet, memiliki sifat antibakteri, dan mengeluarkan aroma yang dapat membantu bayi menemukan puting ketika menyusui.

Jika kelenjar Montgomery terasa sakit atau tiba-tiba membesar, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan pengobatan. Kelenjar membengkak bisa menunjukkan adanya sumbatan atau infeksi di payudara.

  • Jumlah puting bisa lebih dari dua

Meski jarang, ada orang yang memiliki puting lebih dari dua. Letaknya pun tidak hanya di payudara, tapi bisa di lengan, paha, atau kaki. Selain punya banyak puting, ada juga orang yang tidak memiliki puting sama sekali hingga perlu dibuatkan puting tiruan melalui operasi.

Kapan Harus Merasa Khawatir?

Jika puting payudara mengeluarkan tanda-tanda seperti di bawah ini, jangan segan-segan mendatangi dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan lebih lanjut:

  • Puting mengeluarkan cairan lebih dari satu minggu.
  • Puting mengeluarkan cairan yang disertai darah.
  • Kulit puting menjadi kering, gatal, terkelupas, dan tidak sembuh walaupun sudah diberi pelembap.
  • Puting terasa sakit, kemerahan, panas, atau menebal seperti kulit jeruk.
  • Terdapat perubahan bentuk payudara dan puting.

Warna, ukuran, jumlah, dan bentuk puting payudara memang bisa bervariasi. Namun satu hal yang harus diingat oleh para wanita, yaitu untuk selalu menjaga kesehatan payudara agar terhindar dari berbagai masalah. Caranya, jangan mengenakan bra yang terlalu ketat, hindari rokok dan konsumsi minuman beralkohol berlebihan, dan rutinlah melakukan pemeriksaan payudara sendiri.

Ditinjau oleh : dr. Kevin Adrian

Referensi

" alt="" width="100%" height="250">

Bentuk puting payudara sangat bervariasi. Ada yang berukuran besar maupun kecil, dan bisa berbeda antara kanan dan kiri. Tak hanya ukuran, warna puting setiap orang pun bisa berbeda. Puting susu telah mulai terbentuk saat bayi masih dalam kandungan, yaitu saat usia kehamilan 6 minggu.

Puting adalah organ tubuh yang berada di tengah-tengah payudara dan dikelilingi oleh kulit berwarna gelap yang disebut areola. Tidak hanya untuk menyalurkan ASI, puting juga membantu meningkatkan kepuasan seksual, meraih orgasme, hingga memberi petunjuk jika terdapat gangguan yang serius pada payudara.

Berbagai Fakta Kesehatan Mengenai Bentuk Puting

Mengetahui variasi bentuk puting payudara, serta apa saja tanda yang normal dan yang tidak, bisa mengajarkan kita untuk lebih waspada terhadap gangguan kesehatan payudara. Berikut beberapa fakta tentang bentuk puting payudara.

  • Bentuk puting payudara tidak sama
    Sama seperti payudara yang bisa besar sebelah, ukuran dan bentuk puting payudara juga bisa berbeda. Salah satu puting bisa saja bentuknya lebih besar, lebih menonjol, lebih datar, atau posisinya lebih tinggi maupun lebih rendah. Warna puting pun bervariasi, mulai dari merah muda hingga cokelat tua. Semua hal tersebut normal terjadi. Yang tidak biasa adalah jika salah satu puting terlihat lebih mengkerut daripada biasanya atau areola tampak mem Jika sudah begitu, segera pergi ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan.
  • Apakah puting payudara masuk ke dalam berbahaya?
    Jika Anda sedang dalam masa menyusui Si Kecil, jangan khawatir jika puting payudara masuk ke dalam. Hal ini normal terjadi pada ibu menyusui dan tidak akan mengganggu kegiatan menyusui. Puting yang masuk ke dalam akan menonjol kembali setelah Anda selesai menyusui.

Namun waspadai jika puting yang dulunya menonjol tiba-tiba menjadi tertarik ke dalam, dan disertai gejala lain seperti keluarnya cairan bercampur darah dari puting, terdapat benjolan pada payudara di sekitar puting yang tertarik, perubahan warna kulit di sekitar puting atau kulit mengelupas pada areola di sekitar puting yang tertarik, perubahan bentuk payudara, dan penurunan berat badan yang drastis tanpa sebab yang jelas. Tanda-tanda tersebut bisa jadi mengarah pada gejala kanker payudara dan perlu mendapat pemeriksaan dan penanganan sedini mungkin.

  • Bentuk dan warna puting payudara bisa berubah

Selama masa kehamilan, puting payudara bisa menjadi lebih besar dan diameter areola menjadi lebih lebar. Tak hanya itu, warna puting juga bisa berubah ketika kita sedang hamil atau bertambah tua.

  • Ada benjolan kecil di sekeliling puting payudara

Benjolan-benjolan ini disebut kelenjar Montgomery atau kelenjar areolar. Kelenjar Montgomery akan mengeluarkan minyak yang membantu melumasi seluruh area puting dan areola selama masa kehamilan dan menyusui. Minyak tersebut mencegah puting menjadi kering dan lecet, memiliki sifat antibakteri, dan mengeluarkan aroma yang dapat membantu bayi menemukan puting ketika menyusui.

Jika kelenjar Montgomery terasa sakit atau tiba-tiba membesar, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan pengobatan. Kelenjar membengkak bisa menunjukkan adanya sumbatan atau infeksi di payudara.

  • Jumlah puting bisa lebih dari dua

Meski jarang, ada orang yang memiliki puting lebih dari dua. Letaknya pun tidak hanya di payudara, tapi bisa di lengan, paha, atau kaki. Selain punya banyak puting, ada juga orang yang tidak memiliki puting sama sekali hingga perlu dibuatkan puting tiruan melalui operasi.

Kapan Harus Merasa Khawatir?

Jika puting payudara mengeluarkan tanda-tanda seperti di bawah ini, jangan segan-segan mendatangi dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan lebih lanjut:

  • Puting mengeluarkan cairan lebih dari satu minggu.
  • Puting mengeluarkan cairan yang disertai darah.
  • Kulit puting menjadi kering, gatal, terkelupas, dan tidak sembuh walaupun sudah diberi pelembap.
  • Puting terasa sakit, kemerahan, panas, atau menebal seperti kulit jeruk.
  • Terdapat perubahan bentuk payudara dan puting.

Warna, ukuran, jumlah, dan bentuk puting payudara memang bisa bervariasi. Namun satu hal yang harus diingat oleh para wanita, yaitu untuk selalu menjaga kesehatan payudara agar terhindar dari berbagai masalah. Caranya, jangan mengenakan bra yang terlalu ketat, hindari rokok dan konsumsi minuman beralkohol berlebihan, dan rutinlah melakukan pemeriksaan payudara sendiri.


Serba | Bang Naga | on 2018-06-08T13:07:12+07:00"/> 4.5
loading...